DI tengah ketidakpastian akibat Covid-19, Samsung mengkonfirmasi peluncuran seri Galaxy Note20 dan Galaxy Fold 2 akan terjadi pada paruh kedua tahun ini.
Pada paruh kedua, di tengah ketidakpastian termasuk adanya kemungkinan pandemi yang berkepanjangan, persaingan pasar diperkirakan akan meningkat seiring dengan produsen yang berusaha untuk bangkit dari paruh pertama.
Dikutip dari GSM Arena, Senin (4/5/2020), Samsung akan terus menawarkan produk yang berbeda di segmen premium dengan peluncuran model layar lipat terbaru dan seri Note.
Rumor tentang kedua ponsel tersebut yang sesuai jadwal tampaknya akurat, sehingga diperkirakan Galaxy Note20 dan Fold 2 akan hadir sekitar bulan Agustus mendatang.
Peluncuran ini bisa jadi pertanda stabilitas perusahaan karena bahkan di tengah masa pandemi global, Samsung masih mampu memberikan apa yang diharapkan semua orang.
VIRUS corona tak hanya menyebabkan gelombang kematian. Pandemi ini juga membuat jutaan orang kehilangan pekerjaan.
May Day atau Hari Buruh Internasional biasanya dirayakan dengan gegap gempita di jalanan. Namun kali ini, Hari Raya Buruh yang jatuh pada 1 Mei ini diperingati dengan suram.
Bukan karena dilarang menggelar aksi unjuk rasa dan arak-arakan, namun mereka tengah berduka dengan maraknya kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menimpa para pekerja.
Sejak virus corona merebak dan menjadi pandemi, kasus PHK terus terjadi.
Data Kementerian Tenaga Kerja per 20 April 2020 menyebutkan, hampir tiga juta karyawan dirumahkan atau kena PHK.
Namun angka lebih fantastis disodorkan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). Mereka menyebut, orang yang menjadi korban PHK bisa mencapai 15 juta jiwa.
Angka itu jauh lebih besar dari data Kemenaker. Pasalnya, kementerian tersebut belum menghitung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kadin memprediksi, jumlah orang yang kena PHK bisa terus bertambah hingga puluhan juta.
Dari pramuniaga hingga guru swasta
PHK akibat pandemi tak hanya terjadi di kawasan industri atau Jakarta yang menjadi episentrum bisnis dan niaga. Hampir semua daerah mengalami kasus serupa.
Depok, Jawa Barat misalnya. Lesunya aktivitas ekonomi akibat pandemi berimbas kasus PHK di Ramayana.
BANDUNG,(PRFM) - Mudik di tengah pendemi resmi dilarang. Pelarangan mudik ini diberlakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.
Namun di tengah larangan mudik ini, masih saja ada warga yang nekat mudik. Para pemudik ini berupaya mengelabui petugas di cek poin agar terhindar dari pemeriksaan dan bisa sampai ke kampung halaman.
Berikut beberapa ulah pemudik yang dihimpun prfmnews dari berbagai sumber.
1. Sambung angkot
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Hery Antasari menyebutkan ada warga yang rela mudik menggunakan transportasi umum angkutan kota (angkot) untuk sampai ke tujuan akhir. Oknum warga tersebut menyambung angkot dari titik satu ke titik lain hingga akhirnya sampai ke tujuan.
Petugas Polda Metro Jaya berhasil memergoki sebuah truk yang menyelundupkan pemudik yang hendak ke luar Jabodetabek di Pos Pengamanan Operasi Ketupat Jaya 2020 di GT Cikarang Barat, Jumat (1/5/2020).** ANTARA
Polda Metro Jaya melakukan operasi di cek poin di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan ditemukan warga yang nekat mudik dengan menumpang truk yang akan kembali usai mengirim barang dari Jakarta.
PARIS, KOMPAS.com - Di masa karantina dan di tengah kesulitan tenaga kesehatan di Perancis, seorang dokter berusia 98 tahun memutuskan untuk terus bekerja, sekalipun tidak di rumah sakit.
Dr Christian Chenay terus bekerja dalam lingkungan berisiko tinggi, terutama bagi orang dengan usia seperti dirinya.
Pria yang dijuluki dokter tertua di Prancis ini masih melakukan kunjungan rutin mingguan ke rumah jompo untuk menyediakan layanan kesehatan.
Ia berkata keputusannya untuk terus bekerja disebabkan kurangnya jumlah dokter keluarga di Perancis.
Perancis merupakan salah satu negara paling terdampak penyebaran virus corona di Eropa dengan jumlah kematian lebih dari 23.000 jiwa dan angka infeksi terkonfirmasi lebih dari 129.000 orang.
Seperti banyak negara lain di dunia, sistem kesehatan di Perancis juga mengalami tekanan akibat banyaknya pasien yang harus dirawat, termasuk di unit perawatan intensif.
Ketakutan
Dr Christian Chenay masih merawat pasien di tengah-tengah kebijakan pembatasan gerak di Perancis.
“Semua orang ketakutan. Saya selalu berhati-hati. Istri saya khawatir saya membawa pulang virus ke rumah, dan itu ada benarnya," ujarnya.
Ia telah menutup tempat praktiknya sejak pemberlakuan karantina di Perancis.
Namun ia masih membuka konsultasi virtual dengan pasien dan seminggu sekali mengunjungi rumah perawatan orang tua atau rumah jompo.
“Saya tak bisa mengabaikan mereka di tengah pandemi seperti ini,” katanya. “Mereka tak bisa mengurus diri sendiri."
Rumah jompo merupakan tempat yang sangat rentan di tengah-tengah pandemi, tetapi Dr Chenay masih tetap bekerja di sana.
“Kami sangat beruntung. Tidak ada kasus positif Covid-19 di rumah-rumah perawatan bagi orang tua,” katanya.
“Jika ada kasus positif terinfeksi corona, ini akan jadi bencana. Kita tak mau kan, 20 dari 60 orang yang ada di sana meninggal dunia?”
Ketika ditanya apakah dirinya akan berhenti bekerja, Dr Chenay menjawab:
“Umur saya hampir 99 tahun dan saya harus mengurangi secara drastis kegiatan saya karena banyak sebab. Kerja saya lambat ketimbang sebelumnya, dan saya harus berhati-hati.”
Perancis merupakan salah satu negara dengan tingkat kematian Covid-19 tertinggi di Eropa, bersama dengan Inggris, Italia dan Spanyol.
Hari Selasa, 28 April, jumlah orang yang meninggal di Perancis akibat virus bertambah 367 orang, menjadikan jumlah kematian 23.660. Kementrian kesehatan menyatakan jumlah resmi orang yang terinfeksi sebanyak 129.859.
Namun jumlah pasien di rumah sakit dan unit rawat intensif mulai menurun di Prancis, dan ini mulai membangkitkan optimisme di sana.
Saat ini pemerintah Prancis merencanakan pelonggaran bagi karantina pada tanggal 11 Mei, dan mewajibkan warganya untuk memakai masker di transportasi umum serta di sekolah-sekolah menengah.
PONTIANAK, KOMPAS.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Barat mencatat, realisasi penerimaan pajak sampai dengan 30 April 2020, mencapai Rp 1,92 triliun atau 23,43 persen dari target sebesar Rp 8,45 triliun.
Kepala Kanwil DJP Kalbar, Farid Bachtiar mengatakan, bila dibandingkan tahun 2019 dalam rentang waktu yang sama, pertumbuhan bruto tahun 2020 meningkat sebesar 12,29 persen.
"Penerimaan pajak di Kalbar tetap tumbuh di tengah bencana Covid-19," kata Farid dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/5/2020) malam.
Farid menilai, penyebab penurunan pelaporan SPT karena adanya penutupan pelayanan pajak tatap muka di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dari 16 Maret 2020 sampai dengan 29 Mei 2020.
Lelaki itu mengamuk karena tidak terima aparat menyuruh istrinya pindah tempat duduk dari depan ke bagian tengah.
BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Publik digegerkan oleh video viral di media sosial yang merekam pengendara mobil mengamuk kepada aparat saat terjaring operasi kepatuhan pembatasan sosial berskala besar di Simpang Empang, Kota Bogor, Jawa Barat.
Lelaki itu mengamuk karena tidak terima aparat menyuruh istrinya pindah tempat duduk dari depan ke bagian tengah.
Dalam video berdurasi 2 menit 16 detik itu, lelaki berbadan tinggi mengenakan kaca mata dan masker itu mengamuk kepada aparat gabungan TNI, Polisi da Dishub.
Terlihat, aparat dari Polisi Militer (PM) terus mencoba menenangkan amarah pria tersebut namun tetap tidak digubris.
"Mohon maaf ya, ini prinsip hidup saya, sebaik-baiknya lelaki muslim adalah yang menghargai istrinya. Saya tidak mau memindahkan istri saya ke belakang," ucap pria tersebut kepada petugas.
"Silahkan foto! Sampaikan ke Pemerintah Daerah Bogor, Bima Arya. Saya menghormati aturan, tapi saya lebih menghormati aturan Allah. Saya suami harus menghargai istri saya. Saya tidur dengan istri saya tak apa-apa, masak di mobil harus pindah. Saya menghormati aturan, pakai ini (masker), sanitizer, segala macam. Apanya yang salah !" ucap pria itu.
Paur Humas Polresta Bogor Kota Ipda Desty membenarkan adanya kejadian dalam video tersebut yang terekam kamera di kawasan Simpang Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor pagi tadi.
Menurutnya, petugas di lokasi tidak memberikan sanksi atau yang lainnya kepada pria tersebut dan selanjutnya dipersilahkan melajutkan perjalanan.
"Iya, (kejadian) tadi. Tadi sih melanjutkan perjalanan. Belum ada (tindak lanjut), lagi dicari atau bagaimana," singkat Desty, dikonfirmasi, Minggu (3/5/2020).
WawalkotBogor : EnggakUsahNgotot!
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyangkan sikap pengendara dalam video tersebut.
Seharusnya, setiap warga memahami bahwa petugas di lapangan sedang melaksanakan tugas sesuai dengan aturan yang ditetapkan selama penerapan masa PSBB.
"Taati saja, karena tujuan pembatasan meminimalisir pergerakan warga dengan pengaturan konfigurasi di kendaraan maupun arah tujuan bepergian. Ujung-ujungnya minta masyarakat semaksimal mungkin beraktivitas di rumah," kata Dedie, dikonfimasi.
Pengendara tersebut, lanjut Dedie, seyogyanya tidak perlu mengamuk atau melawan aparat di lapangan.
"Padahal enggak usah ngotot, tinggal pindah aja namanya saling menghormati. Kan kita hanya laksanakan turunan Permenkes bukan pemerintah daerah mengada-ada. Perubahan kebijakan di pusat tinggal kita laksanakan," katanya.
Suara.com - Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah tengah mempersiapkan ventilator buatan lokal yang kini persiapannya sudah memasuki tahap akhir.
Bambang menyebut sebagian ventilator ini masih melakukan uji ketahanan sebagai uji coba tahap akhir sebelum dapat digunakan untuk penanganan COVID-19.
"(Saat ini) di BPFK (Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan) Kemenkes, sebagian masih melakukan uji endurance,” kata Bambang dari Kantor BNPB, Jakarta, Minggu (3/5/2020).
Nantinya setelah melalui uji ketahanan, ventilator tersebut selanjutnya akan diuji secara klinis dan diperkirakan akan memakan waktu selama sepekan atau selesai sekitar pertengahan Mei.
Untuk memproduksi ventilator tersebut, Kemeristek bekerja sama dengan beberapa konsorsium BUMN dan juga pihak swasta.
Empat prototype ventilator yang saat ini sudah melalui proses pengujian BPFK dan sedang diuji secara klinis adalah prototype yang berasal dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta dari salah satu perusahaan swasta PT. Dharma.
Bambang berharap produksi ventilator ini dapat memenuhi kebutuhan penanganan COVID-19, yang menurut Kemenkes dibutuhkan sekitar 1.000 ventilator jenis continuous positive airway pressure (CPAP) dan sekitar 668 ventilator jenis Ambu Bag.
"Nah, yang jenis Ambu Bag yang dibuat BPPT misalkan, itu bisa juga dipakai untuk ruang instalasi gawat darurat (IGD) atau ruang emergency. Jadi sangat membantu pasien yang kebetulan sedang berada dalam kondisi emergency," katanya.
Sementara itu, sebagian dari ventilator lainnya, kata dia, dapat digunakan untuk pasien yang berada di ruang operasi, sehingga penanganan pasien COVID-19 diharapkan dapat semakin optimal.
"Ke depan kita akan mengembangkan juga ventilator yang nantinya bisa dipakai di intensive care unit (ICU) yang tentunya butuh waktu beberapa bulak untuk kami mengembangkan sehingga insya Allah satu saat kita akan bisa memproduksi ventilator untuk ICU yang dibuat di Indonesia," pungkas Bambang.
Penutupan wilayah alias 'lockdown' di tengah pandemi virus corona memberi kesempatan langka bagi hewan-hewan untuk menikmati alam bebas tanpa manusia.
Hewan-hewan yang hidup di perkotaan menikmati jalanan dan jalur air yang kosong.
Kebanyakan pemandangan ini memang bukan sesuatu yang unik, tapi berbagai pembatasan di tengah pandemi ini memberi keleluasaan dan kepercayaan diri bagi binatang untuk bertualang di kota dan tinggal lebih lama di sana.
Beberapa binatang menguasai kawasan hutan dan taman konservasi dan beberapa otoritas melaporkan lonjakan aktivitas di alam bebas tanpa kehadiran turis.
Selat Bosporus di Istanbul, Turki, biasanya merupakan salah satu jalur laut paling sibuk di dunia. Tanker raksasa, kapal kargo dan kapal penumpang melintasi selat yag membelah kota tersebut 24 jam sehari.
Sekarang, nyaris tak ada aktivitas dan bahkan nelayan pun tinggal di rumah menyusul karantina wilayah. Lumba-lumba kini bebas berenang dan melompat ke atas permukaan.
Pemandangan itu bukan sesuatu yang unik untuk dilihat dari kejauhan. Tapi video yang diunggah penduduk yang merekam lumba-lumba berenang di dekat tepian selat menunjukkan sedekat apa mereka dengan perkotaan dan betapa mereka gembira berenang mendekat.
Lumba-lumba "datang mendekat ke tepi karena ancaman tersangkut tali atau jangkar sudah tak ada lagi," seorang warga yang memotret lumba-lumba berkata pada AFP.
Babi rusa kerap tampak mengendus dan berburu makanan di kota di Haifa sebelum pandemi, tapi ketiadaan manusia telah mendorong mereka untuk berjalan lebih jauh, kata warga.
Masalah ini dianggap serius hingga pemerintah setempat mengadakan rapat virtual untuk mendiskusikan populasi babi rusa yang meningkat.
"Saya takut ketika wabah berlalu, babi rusa sudah semakin terbiasa datang setiap hari, setiap malam dan setiap jam," kata Yaron Hanan, yang berkampanye untuk menyingkirkan babi rusa, kepada Reuters.
Tapi, beberapa spesies menikmati kesendirian di tengah hutan dan taman konservasi yang biasanya dipadati turis.
Di Albania, flamingo berwarna merah muda berkerumun di danau di pantai barat negara tersebut. Jumlah flamingo diperkirakan naik hingga sepertiga menjadi sekitar 3.000, kata petugas hutan kepada AFP.
Ribuan flamingo tampak di perairan dekat Danau Narta, di mana mereka biasa bereproduksi setelah terbang dari Afrika dan bagian selatan Laut Mediterania.
Simak juga:
Kawasan dekat pabrik minyak zaitun dan pabrik kulit, yang kerap dituduh mencemarkan lingkungan dan kini tengah ditutup, juga sepi, memberikan ketenangan bagi burung.
Pasangan burung "bergerak lebih jauh masuk ke danau dan mulai bereproduksi," kata Nexhip Hysolakoj, kepala kawasan Vlora yang dililndungi.
Dan di Taman Nasional Divjaka, 85 pasang pelikan keriting tengah berdiam diri. Turis yang biasanya mencapai 50.000 sudah tak tampak lagi dan suasana jadi sepi dan petugas berharap akan ada lonjakan populasi pelikan keriting karena proses reproduksi yang tidak terganggu.
Dugong termasuk binatang yang terancam punah dan kerap tertangkap jaring nelayan atau menjadi korban polusi.
Petugas taman nasional mengunggah video di Facebook yang menunjukkan sekumpulan besar ikan dan spesien lainnya, dan menulis bahwa ada pertumbuhan di alam bebas sejak pandemi.
Tapi, sebagian binatang yang tengah menikmati petualangan tidak bisa singgah terlalu lama.
"Mereka merasakan berkurangnya suara dan mencari tempat baru untuk mendapatkan makanan. Sebagian tersesat dan muncul di perkotaan," kata Horacio BĂłrquez, direktur layanan pertanian dan peternakan Chile.
Media playback tidak ada di perangkat Anda
Dan siapa yang bisa lupa akan kambing Kashmir dari Llandudno yang jadi terkenal itu?
Mereka menikmati kota yang sepi di Wales bulan lalu.
Tapi tak semua binatang menikmati keleluasaan yang sama di tengah karantina.
Jadwal Imsakiyah di 35 Kabupaten Kota di Jawa Tengah telah ditetapkan secara metode hisab untuk memandu warga muslim yang menjalankan ibadah puasa. Hari ini adalah hari kesepuluh puasa Ramadhan 1441 H.
Dilansir dari https://ift.tt/3bJ5fhh yang merupakan laman resmi Direktorat Jenderal Lembaga Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.
Berikut jadwal berbuka puasa untuk 35 Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah untuk 10 Ramadhan 1441 H atau 3 Mei 2020:
1. Kabupaten Banjarnegara
Magrib : 17.36WIB
Isya : 18.47 WIB
Suara.com - Pandemi virus corona covid-19 masih belum jelas kapan akan berakhir. Tak hanya mengganggu kesehatan, wabah yang saat ini tengah melanda dunia dan Indonesia juga telah memberikan dampak yang sangat besar bagi sosial dan ekonomi.
Menurut data dari Kementerian Keuangan baru-baru ini menyebutkan bahwa di Indonesia, diprediksi akan ada penambahan orang miskin sekitar 3,78 juta orang dan kenaikan angka pengangguran hingga 5,2 juta orang akibat wabah ini.
Namun, di tengah kegelisahan menghadapi virus ini, nyatanya jiwa sosial orang kian tumbuh untuk saling membantu mereka yang terdampak.
Banyak cara yang dilakukan orang mulai dari mengumpulkan dana untuk membeli alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis hingga sekedar membagikan makanan pada mereka yang mengalami kesulitan ekonomi karena penghasilan berkurang.
Salah satunya adalah apa yang dilakukan oleh GK|Hebat, akselerator yang membantu para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan bisnisnya, seperti “Sang Pisang”, “Ternakopi”, “Markobar”, “Yang Ayam”, “Siap Mas!” dan sekolah coding “Enigma Bootcamp”.
Untuk diketahui, GK|Hebat sendiri adalah akselerator besutan PT HEBAT milik Kaesang Pangarep.
Berkolaborasi dengan Sinarmas Mining, Astra International, Alfamart, Wings, GK|Plug & Play Indonesia, Viral, dan Bolong.id, GK|Hebat mengusung kampanye sosial bertajuk ‘Berbagi Kehebatan Untuk Indonesia’, membantu meringankan beban tenaga medis, driver ojol yang kian hari kian sepi orderan.
“Ada kebutuhan mendesak bagi semua pihak untuk bekerja bersama dan memberi dukungan di mana pun kita bisa. Menanggapi kondisi bangsa yang tengah dilanda pandemi ini, kami berinisiatif untuk mengambil langkah membantu para tenaga medis, driver ojol dan masyarakat kurang mampu yang terdampak secara langsung," kata CMO GK|Hebat, Ansari Kadir dalam keterangannya, Minggu (3/5/2020).
Bantuan yang diberikan tersebut antara lain berupa 80 ribu sejumlah kebutuhan harian antara lain, beras, makanan jadi yang merupakan produk-produk kuliner GK|Hebat, serta alat pelindung diri dari pandemi ini, seperti hand sanitizer dan masker.
Kampanye sosial yang berjalan selama 3 (tiga) bulan ini menargetkan Jakarta, Bandung dan Solo sebagai kota-kota yang dialiri bantuan.
Ansari Kadir atau kerap dipanggil Arie mengatakan, kampanye sosial Berbagi Kehebatan Untuk Indonesia telah mulai dilakukan sejak Maret kemarin dan akan berakhir hingga akhir Mei 2020, namun tidak tertutup kemungkinan untuk terus diperpanjang.
"Selain bekerja sama dengan beberapa partner strategis kami, GK|Hebat juga mengajak para donatur untuk turut berpartisipasi dalam program ini, karena kami yakin bahwa satu perbuatan baik yang kita lakukan, dapat merubah segalanya,” ucapnya.
Kegiatan sosial GK|Hebat bersama Sinarmas Mining, Astra International, Alfamart, Wings, GK|Plug & Play Indonesia, Viral, dan Bolong.id, diharapkan dapat menjadi motivasi kepada perusahaan/individu lainnya untuk dapat berkolaborasi dengan UMKM dalam membantu mereka yang terdampak langsung virus Corona Covid 19.
“Semua sumbangan yang masuk dan keluar akan dilaporkan secara transparan dan terbuka di akun sosial media GK|Hebat, jadi masyarakat yang ingin berdonasi tidak perlu khawatir uang donasinya disalahgunakan,” tutup Arie.
JAKARTA, KOMPAS.com - Industri hulu migas diminta tetap mempertahankan kegiatan operasi dan menghindari pemutusan hubungan kerja ( PHK) di tengah pandemi Covid-19.
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, pencapaian target APBN di kuartal I 2020 cukup baik.
Namun, ke depannya hal yang paling penting adalah bagaimana caranya supaya tidak ada kegiatan yang terhenti dan tidak ada PHK.
“Di tengah wabah Covid-19 dan penurunan harga minyak seperti saat ini, SKK Migas terus berkoordinasi dengan Kontraktor KKS agar target tahun 2020 dapat dioptimalkan. Ini dilakukan supaya penerimaan negara dari hulu migas tetap dapat optimal dan dapat mendukung anggaran negara di tengah upaya penanggulangan wabah Covid-19 yang membutuhkan anggaran sangat besar," ujar Dwi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/5/2020).
Dwi berharap dengan mempertahankan operasi hulu migas, termasuk program pengeboran, pemeliharaan, dan operasional lainnya, maka sektor ini diharapkan dapat terus menggerakkan ekonomi nasional.
“Ibarat darah yang terus mengalir, industri hulu migas diharapkan dapat terus menggerakkan urat nadi ekonomi Indonesia," kata Dwi.
Sementara itu, Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno menuturkan, sampai saat ini komitmen Kontraktor KKS untuk mencapai target produksi masih terjaga.
Di kuartal I 2020 produksi minyak 7 Kontraktor KKS melebihi target APBN dan 8 Kontraktor KKS melampaui target teknis dalam WP&B 2020.
Sedangkan untuk penyaluran gas 5 Kontraktor KKS mampu melebihi target APBN dan 12 Kontraktor KKS melebihi target teknis WP&B 2020.
“Ini tentunya merupakan capaian yang patut diapresiasi, untuk kegiatan operasional yang mampu menciptakan terobosan dan inovasi dapat menjadi benchmark bagi KKKS lainnya, sehingga dapat melakukan continual improvement pada triwulan kedua sampai akhir tahun 2020, sehingga target sampai akhir tahun diharapkan dapat tercapai,” ujar Julius.
Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah kondisi perekonomian yang belum kembali stabil akibat virus corona atau covid-19, membuat masyarakat was-was terhadap keuangan.
Di kondisi yang tidak pasti seperti sekarang ini mendorong kita untuk mencari tahu lebih mengenai literasi keuangan dan cermat untuk mengambil keputusan untuk meningkatkan kesejahteraan.
Berikut adalah lima cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi di tengah pandemi.
1. Mengidentifikasi peluang
Pemerintah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan mengimbau masyarakat untuk berkegiatan di rumah. Hal ini membuat semua organisasi bisnis maupun nirlaba putar otak untuk tetap beroperasi secara daring. Institusi pendidikan, pemerintahan dan perusahaan teknologi turut menyelenggarakan seminar daring atau webinar yang tidak dipungut biaya.
Kita bisa memanfaatkan waktu di rumah untuk mengikuti seminar-seminar tersebut. Selain itu, kita juga bisa mengikuti online course di edx.org. Dengan begitu kita bisa belajar mengenai manajemen keuangan pribadi, pengantar investasi dan akuntansi dasar.
2. Lebih bijak mengatur keuangan "One must learn to be reach. To be poor, anyone can manage," (semua harus belajar menjadi kaya, karena semua dapat bertahan di saat miskin), begitulah kata tokoh antagonis Gustavo Fring dalam serial Breaking Bad.
Di kondisi yang serba tidak pasti ini membuat kita lebih berhati-hati mengeluarkan uang dan memilih menabung untuk megangtisipasi hal tak terduga. Saat ini waktu yang tepat untuk merencanakan finansial, jika belum punya perencanaan dan memperbaikinya, jika sebelumnya memiliki siklus keuangan yang kurang baik.
Intinya, kita harus mengurangi perilaku konsumtif, memperbanyak menabung, berinvestasi dan memiliki lebih dari satu sumber pendapatan.
3. Berinvestasi
Menurunnya kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama pandemi, terdapat potensi untuk digarap. Berdasarkan data penutupan 2019, ada 2,47 juta investor terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Angka ini tidak mencapai satu persen dari populasi manusia yang mencapai 260 juta orang.
Saat ini menjadi kesempatan bagi investor lokal menyuntikan uangnya ke bursa yang mayoritas dananya bersumber dari pihak asing. Hal ini mengurangi ketergantungan terhadap dana asing bisa mewujudkan pasar modal yang lebih stabil.
Selain saham, peer-to-peerlending juga diminati. Anda bisa meminjamkan uang ke individu atau bisnis melalui perusahaan teknologi. Nantinya, keuntungan bisa diperoleh dari bunga pinjaman.
4. Disiplin
Membangun karakter penting untuk keberlangsungan hidup. Tidak hanya menyusun perencanaan keuangan, kita juga menjalankannya. Sifat disiplin dan berlatih mengendalikan diri merupakan hal penting untuk mengatur keuangan.
5. Memberikan sumbangan
Walau di masa sulit seperti ini, baiknya kita tidak lupa mewujudkan nilai kepedulian terhadap sesama. Kita menghadapi pandemi ini tidak sendirian dan banyak yang lebih sulit kehidupannya dari kita.
Untuk itu, mari memberikan sebagian rezeki untuk mereka yang membutuhkan, karena motivasi kapitalisme dalam meningkatkan literasi keuangan harus diseimbangi dengan nilai-nilai sosialisme.
CEO dan Co-Founder SweetEscape David Soong mengatakan, pihaknya memanfaatkan peluang bisnis lain di tengah pandemi Covid-19 saat kegiatan liburan terhenti.
Caranya dengan foto dadakan untuk keperluan penjualan online di marketplace.
“Jadi kita berkomitmen dengan fotografer kita untuk mendongkrak O to O (Offline to Online) commerce dengan memotret produknya seperti sepatu, makanan, dan paling banyak itu makanan,” kata Song kepada Kompas.com, Jumat (1/5/2020)
Soong menjelaskan, saat ini banyak konsumen yang menggunakan jasa fotografi dadakan untuk berjualan secara daring.
Ini kebanyakan dilakukan oleh UKM yang mencari kesempatan dan peluang bisnis dimasa sulit.
“Di masa pandemi ini banyak kesempatan baru dimana foto dadakan melonjak, misalnya dulu kan orang booking kita untuk travel kan. Tapi di masa pandemi ini banyak kesempatan baru dalam bisnis UKM dadakan yang mau jualan online. Jadi kita motretnya belok dari liburan ke bisnis,” tambah dia.
Tahun lalu, SweetEscape mengumumkan telah mendapat suntikan dana sebesar 6 juta dollar AS atau sekitar Rp 89,7 miliar (kurs Rp 14.961 per dollar AS) dalam pendanaan seri A.
Putaran pendanaan seri A SweetEscape melibatkan beberapa perusahaan modal ventura, seperti Openspace Ventures, Jungle Ventures, dan Burda Pricipal Investments.
Namun demikian, tahun ini Soong belum memastikan apakah ia akan mendapat pendanaan lagi atau tidak. Pasalnya, saat kondisi yang tidak pasti investor cenderung was-was dalam berinvestasi.
“Investor juga dimasa krisis gini lebih was-was untuk melakukan pendadnaan. Tapi masih ada kemungkinan karena ada juga ngobrol dengan beberapa dan masih belum bisa dipastikan,” tambah dia.
Suara.com - Wali Kota Banda Aceh meminta PLN untuk membebaskan pembayaran tagihan listrik untuk rumah ibadah seperti masjid di tengah wabah COVID-19.
Menanggapi hal tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Aceh menyatakan, bahwa kebijakan keringanan listrik di tengah wabah COVID-19 merupakan kewenangan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
“Kebijakan keringanan biaya listrik adalah domainnya Kementerian ESDM atas persetujuan dari pemerintah pusat. PLN hanya bertindak sebagai operator yang melaksanakan kebijakan tersebut,” kata General Manager PT PLN UIW Aceh, Jefri Rosiadi di Banda Aceh, Minggu (3/5/2020).
“PLN sebagai operator sangat antusias dan bertanggung jawab penuh untuk menjalankan keputusan dari pusat dan menyangkut permintaan pembebasan biaya untuk rumah ibadah, kami tidak bisa membuat keputusan sendiri tanpa persetujuan dari PLN pusat," Jefri menambahkan.
Jefri Rosiadi menyatakan, regulasi keringanan biaya listrik sudah sangat jelas, pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM membuat kebijakan keringanan biaya.
Sementara PLN sebagai pelaksana lapangan menerjemahkan dengan menyiapkan langkah-langkah teknis untuk keringanan tagihan listrik bagi pelanggan yang terkena program.
Menurut Jefri, PLN Aceh sedang merampungkan sistem untuk memasukkan sekitar 13 ribu pelanggan listrik golongan bisnis kecil dan industri kecil berbasis token atau prabayar, sementara untuk pelanggan pasca bayar secara otomatis tagihan untuk rekening bulan Mei sampai dengan Oktober adalah nol rupiah.
Ada pun untuk mekanisme mendapatkan token listrik gratis bagi pelanggan prabayar yaitu melalui web www.pln.co.id maupun aplikasi Whatsapp ke nomor 0812-2-123-123. (Antara)
Liputan6.com, Madrid -La Liga musim 2019/20 bisa jadi merupakan salah satu musim yang terketat. Dua rival abadi, Barcelona dan Real Madrid harus saling sikut sejak awal musim hingga Maret 2020.
Sayangnya, La Liga sudah lama dihentikan gara-gara pandemi corona covid-19. Penangguhan kompetisi membawa dampak pada setiap klub, termasuk perjalanan mereka di musim ini.
Tepat sebelum La Liga dihentikan, Barcelona ada di puncak klasemen setelah menyalip Real Madrid. Kedua rival abadi ini padahal tengah bersaing di klasemen sementara.
Untuk sementara Barcelona boleh berbangga. Pasalnya, Messi dan kawan-kawan memimpin di posisi pertama La Liga.
Bahkan, jika kompetisi disetop Barcelona disebut-sebut bakal jadi juara.
Tim asuhan Quique Setien itu membukukan 58 poin, unggul dua poin dari Real Madrid. Keunggulan di La Liga itu tercipta usai sang rival terpeleset di markas Real Betis.
Saat ini, masih terjadi tarik-ulur antara operator Liga Spanyol dengan pemerintah. Operator yang dipimpin Javier Tebas sedang mewacanakan bergulirnya lagi kompetisi.
Namun keinginan itu belum dikabulkan pemerintah Spanyol.
Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar mengatakan oknum RT yang memotong bantuan di Desa Telok telah diproses oleh pihak kepolisian. Zaki juga telah mengarahkan jajarannya agar tidak melakukan hal serupa.
"Udah dilaporin ke Polsek sudah dikasih imbauan semuanya," kata Zaki saat dihubungi, Sabtu (2/5/2020).
Zaki meminta tegas kepada seluruh jajarannya untuk tidak mengambil keuntungan dari bantuan sosial saat pandemi Corona. Jika masih ditemukan adanya pungutan, Zaki akan melaporkan langsung dan menyerahkan ke pihak kepolisian.
"Semua dilewat camat dikasih RT/RW seluruh kecamatan jangan ada lagi pungutan, kalau ada pungutan langsung aja diproses polisi sekarang," ujarnya.
Sebelumnya Kapolsek Kresek AKP Suryana menjelaskan, begitu informasi ada oknum RT yang memotong bantuan warga pada Jumat (1/5) kemarin, kepala desa langsung memanggil seluruh RT. Ternyata, ada satu RT di Desa Telok yang meminta jatah dari bansos pemerintah.
Liputan6.com, Jakarta - Menyiapkan dana darurat jadi salah satu hal penting dalam pos keuangan. Dana darurat ini digunakan untuk membiayai hal-hal bersifat darurat. Apalagi di tengah ketidakpastian akibat pandemi COVID-19.
Perencana Keuangan OneShildt Financial Planning, Mohammad Andoko menuturkan, idealnya menyiapkan dana darurat usai terima gaji ketika kondisi normal. Dana darurat ini di luar investasi. Dana darurat dapat ditempatkan di tabungan, deposito dan instrumen investasi yang mudah dijual seperti emas.
Bagi seseorang sudah bekerja dan masih single, menurut Andoko dapat siapkan dana darurat tiga hingga enam kali dari pengeluaran. “Misalkan punya gaji Rp 4 juta, pengeluaran Rp 3,5 juta, jadi ada sisa Rp 500 ribu. Sisa uang ini bisa untuk disisihkan jadi dana darurat.Akumulasi lagi. Jadi tiga kali hingga enam kali pengeluaran, minimal Rp 12 juta,” ujar Andoko saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (3/5/2020).
Sedangkan bagi keluarga, Andoko menuturkan, dana darurat sekitar enam hingga 12 kali dari penghasilan.Bagi seseorang yang baru siapkan dana darurat di tengah pandemi COVID-19, menurut Andoko memang terlambat. Meski demikian, Andoko menuturkan, lebih baik disiapkan dana darurat dari pada tidak sama sekali.
"Dana darurat itu penting untuk sesuatu bersifat darurat, karena sesuatu yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya (pandemi COVID-19),” kata dia.
Selain dana darurat, menurut Andoko, pentingnya juga memiliki asuransi seperti asuransi kesehatan dan jiwa. Hal ini di tengah merebaknya COVID-19.
Ia menambahkan, dana darurat ini juga harus dipantau. Hal ini agar sesuai standar yang diinginkan. Ia mencontohkan, 3-4 pengeluaran, dengan penghasilan Rp 4 juta setidaknya siapkan dana darurat Rp 12 juta-Rp 24 juta. "Jika tidak dipantau, jangan terpakai untuk konsumsi yang berlebihan, dan liburan yang tidak direncanakan," tutur dia.
2 dari 3 halaman
Sisihkan Dana Darurat
Tidak sedikit orang yang bisa bertahan hingga akhir bulan dengan penghasilan yang didapatkan pada awal bulan. Berikut tips-nya.
Dengan kondisi ini, untuk sisihkan dana darurat, Andoko menambahkan, bisa dengan menyisihkan penghasilan. Terutama bekerja dari rumah ada kemungkinan ada biaya atau pos keuangan yang surplus sehingga bisa dialihkan untuk dana darurat.
“Bagi yang punya logam mulia bisa dijadikan dana darurat dengan menjualnya dan ditempatkan di tabungan,” kata dia.
Selain itu, menurut Andoko juga bisa menjual aset yang sudah jarang dipakai atau tidak terpakai. Misalkan memiliki motor, tetapi karena jarang digunakan lantaran sudah ada mobil dan kadang naik transportasi umum, jadi bisa menjual motor. Hasil penjualan aset itu bisa dijadikan dana darurat. “Kita ini biasanya hanya tumpuk barang tidak penting. Jadi jual aset yang tidak digunakan lagi,” kata dia.
Kemudian juga bisa dengan mencari tambahan penghasilan untuk dana darurat. Andoko menuturkan, bekerja dari rumah juga bisa jadi momen berkreativitas mencari tambahan penghasilan lain. “Risiko ini bisa jadi bahaya dan kesempatan. Kalau COVID-19 ini jadi kesempatan maka bisa untuk kreatif,” kata dia.
Kondisi saat ini, menurut Andoko memang tidak mengenakkan. Akan tetapi, hal itu jangan membuat seseorang patah semangat. Hal ini tergantung bagaimana kita merespons yang terjadi.
"Satu kejadian tergantung cara meresponsnya. Bisa jadi kesempatan sehingga meresponsnya dengan kreativitas untuk hasilkan income atau respons dengan menimbulkan stres," kata dia.
3 dari 3 halaman
Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini
Berikut tips hemat keuangan yang dapat anda lakukan agar tak terbuang sia-sia.
Menko Polhukam Mahfud Md menanggapi keluhan masyarakat yang tidak dapat melakukan aktivitas dengan bebas saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Mahfud mengatakan pemerintah saat ini sedang memikirkan pelonggaran aturan PSBB.
Hal itu disampaikan Mahfud dalam siaran langsung yang ditayangkan melalui instagram @mohmahfudmd, Sabtu (2/5/2020). Mahfud mengatakan pelonggaran ini merupakan relaksasi PSBB.
"Kita tahu ada keluhan ini sulit keluar, sulit berbelanja dan sebagainya, sulit mencari nafkah dan sebagainya. Kita sudah sedang memikirkan apa yang disebut relaksasi PSBB," kata Mahfud.
"Nanti akan diadakan, sedang dipikirkan pelonggaran-pelonggaran. Misalnya rumah makan boleh buka dengan protokol begini, kemudian orang boleh berbelanja dengan protokol begini dan seterusnya dan seterusnya," sambung Mahfud.
Menurut Mahfud, pemerintah menyadari masyarakat akan mengalami stress jika terlalu dikekang. Dia menyebut stress itu malah akan membuat imunitas tubuh menjadi lemah.
"Ini sedang dipikirkan karena kita tahu kalau terlalu dikekang juga akan stress. Nah kalau stres itu imunitas orang itu akan melemah, juga akan menurun," ujarnya.
Lebih lanjut, Mahfud meminta warga tetap sabar dalam mengerjakan segala sesuatu di tengah pandemi. Dia mengimbau warga untuk tetap saling menjaga satu sama lain dan mematuhi protokol pemerintah demi penekanan angka penyebaran virus Corona.
"Oleh sebab itu kita memikirkan, mari kerjakan ini semua secara sabar bersama-sama. Yang diperlukan sekarang adalah kebersamaan, tidak ada lagi kirarti atau apa namanya struktur hubungan antara orang dengan orang lain yang satu lebih tinggi yang satu lebih rendah. Sekarang ini sama, sama-sama posisinya di depan Corona itu sama," ucapnya.
"Siapapun yang lengah akan diserang. Oleh sebab itu kita harus saling sama-sama menjaga, jangan biarkan ditulari orang lain, jangan juga menulari orang lain. Nah itulah sekarang protokol yang diatur oleh pemerintah," lanjut Mahfud.
Memperingati Hari Pendidikan Nasional 2020, Wali Kota Bogor Bima Arya memberikan arahan kepada para guru dan perwakilan pelajar melalui video conference dari Balaikota Bogor. Dalam sambutannya, ia menyebut bahwa hampir seluruh sektor di dunia merasakan dampak dari pandemi COVID-19, tak terkecuali sektor pendidikan.
"Para pelajar yang sangat saya cintai, para guru yang sangat saya banggakan dan seluruh insan pendidikan yang saya hormati. Setiap generasi ada ujiannya. Setiap masa ada cobaanya. Hari ini kita dihadapkan pada ujian yang maha berat. Wabah COVID19, pandemi global yang sampai hari ini menghantam seluruh dunia tanpa terkecuali dengan dampak yang luar biasa," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5/2020).
Adapun video conference ini dilakukan sesuai pedoman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang ditandatangani Menteri Nadiem Anwar Makarim yang mengimbau untuk meniadakan penyelenggaraan upacara bendera yang biasanya dilakukan satuan pendidikan, kantor Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah, serta perwakilan pemerintah Republik Indonesia di luar negeri sebagai bentuk pencegahan penyebaran COVID-19.
"Yakinlah selalu ada kesempatan dibalik semua cobaan dan ujian. Selalu ada opportunity dari setiap krisis yang kita hadapi. Selalu ada berkah dalam setiap musibah yang kita hadapi. Kita yakini bahwa kita semua adalah orang-orang yang terpilih, yang Insyaallah dengan ilmu kita yang juga dengan akal kita bisa melewati ini," tambahnya.
Dalam video conference, Bima berpesan kepada para pelajar untuk menikmati masa-masa belajar di rumah ini. Para pelajar juga diharapkan dapat menyerap semua pesan yang disampaikan melalui ujian pandemi ini.
"Reguklah semua hikmah yang ada, asahlah terus kreativitas kita agar kita bisa keluar dari ujian ini. Agar semua pelajar memaksimalkan semua yang ada, kesempatan yang ada pada hari ini untuk kita bisa berinovasi, untuk kita bisa menimba ilmu. Tidak saja ilmu yang ada di buku, tetapi ilmu kehidupan yang ada di sekeliling kita," tandasnya.
Sementara, untuk para guru, Bima berharap agar bisa terus berinovasi dan menghadirkan kebijaksanaan atau wisdom untuk para anak didiknya. Ia yakin bahwa dengan ilmu dan iman, pandemi ini bisa terlewati.
"Untuk guru-guru semua, hari ini kita membutuhkan ruang kreativitas yang luar biasa, percayalah kita adalah orang-orang terpilih. Selamat Hardiknas, dengan ilmu kita, dengan kekuatan iman kita, Insyaallah kita akan lewati semua cobaan ini," pungkasnya.
Sejumlah wartawan di Jakarta yang tergabung dalam Jaringan Jurnalis Kristiani kembali melakukan aksi peduli kepada sesama di tengah pandemi Corona. Aksi sosial kali ini berupa penyaluran 400 kotak makanan kepada masyarakat yang terdampak Corona di Jakarta.
Aksi tersebut digelar pada hari Jumat dan Sabtu pekan ini. Penyaluran makanan tersebut juga ditujukan untuk masyarakat yang sedang berpuasa di bulan Ramadhan kali ini, khususnya bagi para pekerja harian.
Jaringan Jurnalis Kristiani berbagi ke sesama Foto: Jaringan Jurnalis Kristiani berbagi ke sesama (ist)
"Aksi Ini muncul dari ketulusan para jurnalis untuk melakukan gerakan bela rasa guna meringankan beban mereka yang terdampak COVID-19, terutama para pekerja harian seperti petugas SPBU, sopir angkutan umum, ojek pangkalan, sopir angkutan umum, dan lainnya," kata Koordinator Aksi Da Edi Yoga dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/5/2020).
Edi melanjutkan, aksi sosial dua hari terakhir ini digelar di beberapa kawasan Jakarta seperti, daerah Manggarai, Mega Kuningan, Tebet, Salemba, Kota Tua, hingga Grogol. Lebih lanjut, dia mengatakan di tengah kondisi pandemi dan tidak menentu seperti sekarang, sikap solidaritas dan gotong royong menjadi penting untuk terus digalakkan di tengah masyarakat.
Jaringan Jurnalis Kristiani berbagi ke sesama Foto: Jaringan Jurnalis Kristiani berbagi ke sesama (ist)
"Sikap tolong menolong dapat mempererat rasa persaudaraan satu sama lain, tanpa memandang suku dan agama sebagai saudara sebangsa dan setanah air," jelasnya.
"Kali ini kami juga mengapresiasi untuk para pahlawan keluarga yang tepat berjuang mendapatkan penghasilan setiap hari bagi keluarganya," sambung Edi.
Bukan kali Ini saja Jaringan Jurnalis Kristiani melakukan aksi sosial kepada masyarakat. Beberapa waktu yang lalu, selama lima hari Jaringan Jurnalis Kristiani juga telah melakukan sinergi dengan Restoran Dapoer Kasih dan Bhinneka Padang Restoran guna membantu masyarakat yang terdampak virus Corona dengan memberikan makanan siap saji.
Mereka mengharapkan aksi sosial ini bisa memantik banyak masyarakat lainnya untuk aktif dalam membantu sesama di tengah pandemi Corona.
"Semoga warga Indonesia di mana pun berada selalu terpanggil untuk berbela rasa ikut membantu sesama agar dapat mempercepat pemutusan wabah COVID-19 ini," ujar pengurus Jaringan Jurnalis Kristiani Mercys Charles Loho didampingi Wilson B Lumi dan Gabriel Bobby.