
Suara.com - Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah pada hari ini masih berpotensi menguat terhadap dolar AS.
Menurut pengamatannya, sentimen positif dari penandatanganan hubungan dagang AS-China masih akan mendukung penguatan rupiah hari ini.
Kendati begitu, pelaku pasar harus mewaspadai sentimen negatif dari prediksi dari IMF mengenai pertumbuhan ekonomi global yang semakin melambat.
"Rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp 13.600 - Rp 13.700," kata Aris dalam riset hariannya di Jakarta, Selasa (21/1/2020).
Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Senin kemarin (20/1/2020) berada di level Rp 13.644 per dolar AS.
Level itu melemah bila dibanding pergerakan Jumat pekan sebelumnya yang berada di level Rp 13.639 per dolar AS.
Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Senin kemarin berada di level Rp 13.654 per dolar AS.
Posisi itu melemah bila dibandingkan pada Jumat pekan sebelumnya yang berada di level Rp 13.648 per dolar AS.
"tengah" - Google Berita
January 21, 2020 at 08:48AM
https://ift.tt/30FIg1L
Rupiah Masih Berpotensi Menguat di Tengah Perlambatan Ekonomi Global - Suara.com
"tengah" - Google Berita
https://ift.tt/2STVLJo
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update
No comments:
Post a Comment